JAMBI – Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Al-Falah untuk mengikuti Tabligh Akbar dan Halal Bihalal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Selasa (21/4/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan umat dalam membangun Jambi yang religius.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Sudirman, serta penceramah kondang asal Surabaya, Umi Lailatul Rahma Hadi (Ning Umi Laila), yang memberikan tausiyah di hadapan ratusan anggota majelis taklim dari berbagai penjuru Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Sani menekankan bahwa visi pembangunan Provinsi Jambi tidak hanya menitikberatkan pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. Pembangunan mental, spiritual, dan akhlak masyarakat merupakan fondasi utama yang tidak boleh diabaikan.
“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi rutin pasca-Ramadan, melainkan momentum untuk saling memaafkan dan memperkokoh ukhuwah. Pembangunan Jambi harus menyentuh aspek spiritual agar kita bisa mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia,” ujar Abdullah Sani.
Wagub memberikan apresiasi khusus kepada BKMT sebagai organisasi yang konsisten membina umat. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan serta mendukung program-program pemerintah melalui pendekatan keagamaan.
Ketua Umum BKMT Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, menyambut baik dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi. Ia menegaskan bahwa BKMT akan terus bertransformasi menjadi lebih dari sekadar wadah pengajian.
Pembinaan Moral: Menjadi garda terdepan dalam menjaga karakter umat.
Ketahanan Keluarga: Memperkuat peran perempuan dalam mendidik generasi muda yang islami.
Pemberdayaan: Menggerakkan potensi ekonomi kreatif di lingkungan majelis taklim.
Dalam tausiyahnya yang interaktif dan menyejukkan, Ning Umi Laila mengajak para jemaah untuk menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hati dan mengimplementasikan nilai-nilai kesantunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kedamaian Provinsi Jambi. Melalui sinergi antara ulama, umaro (pemerintah), dan umat, diharapkan Jambi dapat terus berkembang menjadi provinsi yang sejahtera dan berada dalam lindungan Allah SWT.
























































































