JAMBI — Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mendesak pihak terkait untuk segera mendalami insiden ledakan yang terjadi di Jambi Town Square (Jamtos). Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan seorang petugas keamanan (security) meninggal dunia di lokasi.
Hafiz menilai insiden ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak, khususnya dalam hal penerapan standar keselamatan kerja serta pengamanan instalasi gas di area pusat perbelanjaan dan tempat umum.
“Ini menjadi pembelajaran bagi pengusaha agar ke depannya mencermati saluran-saluran gas ini, apakah sudah sesuai standar pengamanan yang ada atau belum,” ujar Hafiz Fattah, Senin (5/10/2026).
Sebagai Ketua DPC Hiswana Migas Jambi, Hafiz juga meminta dinas teknis terkait untuk bergerak cepat turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan menyeluruh diperlukan guna memastikan penyebab pasti ledakan serta mengidentifikasi potensi kesalahan teknis atau kelalaian prosedur.
“Kita minta dinas terkait memeriksa ke TKP apakah ada kesalahan teknis. Kalau tidak sesuai dengan standar kerja, kita minta didalami,” tegasnya.
Di samping mendesak investigasi, Hafiz turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas keamanan Jamtos bernama Peko Pradana yang menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Kami mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya saudara kita Peko Pradana (Security Jamtos),” pungkasnya.
DPRD Provinsi Jambi berharap proses pemeriksaan dan audit keselamatan ini dapat dilakukan secara transparan dan menyeluruh, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.


























































































