JAMBI — Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menghadiri upacara penurunan Bendera Pusaka Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara sakral tersebut dilangsungkan di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Senin (17/8/2026) sore.
Prosesi upacara yang dimulai tepat pukul 17.00 WIB ini berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Bertindak sebagai inspektur upacara, Komandan Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI Nyamin memimpin langsung jalannya penghormatan kepada Sang Merah Putih.
Kehadiran Ketua DPRD Provinsi Jambi dalam kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dalam merayakan momentum bersejarah kemerdekaan bangsa.
Turut hadir mendampingi dalam barisan tamu undangan utama, Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan pelajar, serta elemen masyarakat.
Usai upacara, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh petugas, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), serta panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan rangkaian acara sejak masa latihan hingga hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah sore hari ini kita telah menjalankan suatu tugas mulia, yaitu penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Semua petugas Paskibraka dan petugas upacara bendera semuanya dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan lancar,” ujar Al Haris.
Ia juga menyoroti kondisi cuaca yang mendukung serta dedikasi seluruh pihak yang terlibat, sehingga rangkaian perayaan HUT RI tingkat provinsi tahun ini dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti.
Sementara itu, Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menekankan bahwa rangkaian peringatan hari kemerdekaan—baik saat penaikan maupun penurunan bendera—bukanlah sekadar agenda seremonial belaka. Momentum ini dinilai sangat krusial untuk terus merawat serta menumbuhkan jiwa nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kegiatan dari pagi upacara penaikan bendera sampai dengan penurunan bendera ini diharapkan bisa meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda,” ungkap Nyamin.
Ia mengingatkan bahwa estafet kepemimpinan dan masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang akan mengisi serta mempertahankan kemerdekaan. Karenanya, pembentukan karakter dan penanaman semangat kebangsaan sejak dini menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua, tenaga pendidik, dan tokoh masyarakat.
“Apabila generasi kita baik, harapan kita semua sebagai yang senior-senior ini negara ke depan akan baik dan menjadi negara maju,” pungkasnya.
Rangkaian upacara penurunan bendera oleh Paskibraka Provinsi Jambi ini sekaligus menjadi penutup resmi seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. (Adv)





















































































