JAMBI — Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, melakukan kunjungan langsung ke PT Kerinci Merangin Hidro (KMH). Langkah ini diambil untuk mengawal kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor Pajak Air Permukaan (PAP)—sekaligus mendorong optimalisasi manfaat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bagi kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan serta hasil pembahasan Komisi II DPRD Provinsi Jambi terkait sejauh mana kontribusi riil PT KMH terhadap pendapatan daerah. DPRD menilai, keberadaan proyek strategis nasional sektor energi di wilayah hulu ini harus memberikan multiplier effect yang lebih luas bagi Provinsi Jambi.
Hafiz Fattah menegaskan, esensi kehadiran PLTA PT KMH tidak sekadar diukur dari besaran setoran ke kas daerah, melainkan turut serta dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta ketahanan energi lokal.
“Mereka memang belum berani normal. Namun, kami terus mendorong agar PLTA PT KMH dapat mengambil bagian dalam menunjang pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan Kabupaten Kerinci,” ujar Hafiz.
Selain fokus pada optimalisasi PAP dan penguatan PAD, Hafiz juga mengapresiasi langkah konkret PT KMH yang sigap membantu penanganan sejumlah titik longsor di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan wujud sinergi yang baik antara korporasi dan pemerintah daerah dalam merespons kebencanaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Hafiz turut menyoroti krusialnya peran PLTA PT KMH dalam menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik di Provinsi Jambi. Ia secara tegas meminta agar energi listrik yang dihasilkan dari wilayah Jambi dapat diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
“Kita harap ke depannya PT KMH dapat menyumbang energi. Jangan sampai ada pemutusan arus listrik di Provinsi Jambi. Kami minta PLTA memprioritaskan pasokan listrik di Provinsi Jambi,” tegasnya.
Ke depan, DPRD Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus memperketat fungsi pengawasan dan membangun koordinasi intensif dengan PT KMH. Langkah ini diharapkan mampu memastikan kepatuhan perusahaan dalam mendongkrak PAD, sekaligus menjamin kehadiran infrastruktur energi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas di Bumi Sepตร Jak Beruntun. (Adv)





















































































