JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, membuktikan komitmennya dengan menunaikan janji kepada almarhum M. Raffi Akbar, seorang anak penderita leukemia yang telah berpulang. Janji tersebut diwujudkan melalui pembangunan jalan lingkungan di kawasan rumah duka yang terletak di Kecamatan Alam Barajo.
Realisasi pembangunan infrastruktur ini ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 ini, mencakup jalan sepanjang 100 meter yang akan menghubungkan kediaman almarhum dengan jalan utama di sekitarnya.
Kemas Faried mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus respon atas kondisi infrastruktur di wilayah tersebut yang selama puluhan tahun terabaikan.
“Saya hadir kembali ke rumah almarhum Raffi untuk menepati janji membantu pembangunan jalan lingkungan di kawasan ini. Kondisinya cukup memprihatinkan; jalan menuju rumah almarhum masih berupa tanah dan sudah belasan tahun tidak pernah tersentuh aspal,” ujar Kemas saat meninjau lokasi, Minggu (1/2/2026).
Ketua DPRD ini mengaku sempat merasa miris saat pertama kali mengunjungi rumah duka dan melihat akses jalan yang tidak layak. Berdasarkan aspirasi warga setempat, kondisi jalan rusak di kawasan tersebut secara keseluruhan mencapai hampir satu kilometer.
Mengingat luasnya area yang perlu diperbaiki, Kemas menjelaskan bahwa pembangunan akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi.
“Untuk tahap awal, kita bangun 100 meter terlebih dahulu menggunakan anggaran aspirasi dewan yang sudah saya titipkan. Mengingat keterbatasan anggaran, ini akan menjadi proyek berkelanjutan yang akan kita teruskan pada tahun berikutnya hingga tuntas,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.
Kemas Faried memastikan bahwa kajian teknis telah dilakukan bersama Dinas PUPR untuk menjamin kualitas bangunan jalan nantinya. Ia berharap, meskipun dimulai dari ruas jalan di kediaman almarhum Raffi, dampak positifnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat luas di kawasan Alam Barajo.
“Ini bukan sekadar membangun aspal, tapi memberikan hak aksesibilitas bagi warga yang selama ini belum tersentuh pembangunan pemerintah. Kita mulai dari sini, dan akan kita kawal hingga seluruh jalan di kawasan ini layak dilalui,” pungkasnya. (ADV)
























































































